1. Dashboard (slider & grafik) mudah dipahami dan digunakan.
2. Visualisasi SHAP (Waterfall Plot) memudahkan memahami alasan spesifik mengapa mahasiswa berisiko.
3. Informasi (probabilitas, faktor dominan) cukup untuk mengambil keputusan awal.
4. Fitur dominan (Absensi, IPS, SKS, dll.) sesuai dengan pengalaman membimbing.
5. Interpretasi SHAP (merah=↑risiko, biru=↓risiko) masuk akal secara pedagogis.
6. Sistem membantu melihat faktor yang mungkin terlewat jika berbeda dengan intuisi.
7. Threshold 0.4234 cukup sensitif mendeteksi dropout tanpa terlalu banyak false alarm.
8. Saya percaya sistem ini andal untuk peringatan dini sebelum mahasiswa dropout.
9. Sistem membantu mengidentifikasi mahasiswa yang memerlukan intervensi khusus.
10. Saya merekomendasikan HEWS digunakan luas di lingkungan akademik.
Validator,
(Nama Lengkap & Tanda Tangan)
NIP. ___________________
Universitas: ___________________
Peneliti,
Ismail Setiawan
Tanggal: 02-09-2026